Selama bertahun-tahun, Lionel Messi dipuja bak dewa di Barcelona, tapi dianggap gagal di tanah kelahirannya sendiri. Empat kali jatuh di final, dihujat, bahkan sampai memutuskan pensiun dari timnas pada 2016.
Namun takdir belum selesai.
Dari luka Final Copa América 2007, tragedi FIFA World Cup 2014, hingga dua kekalahan beruntun di Copa América 2015 dan Copa América Centenario… semua berubah.
Kutukan itu akhirnya patah di Copa América 2021.
Disusul Finalissima 2022.
Dan puncaknya… FIFA World Cup 2022.
Dari hampir menyerah… menjadi juara dunia.
Apakah ini bukti bahwa Messi resmi menjadi GOAT sepanjang masa? ????
Tulis pendapatmu di kolom komentar!
#Messi
#LionelMessi
#Argentina
#Qatar2022
#CopaAmerica
#GOAT
#FootballStory
#SepakBola
#StorytellingBola
#Albiceleste
#WorldCup
#FinalPialaDunia
Namun takdir belum selesai.
Dari luka Final Copa América 2007, tragedi FIFA World Cup 2014, hingga dua kekalahan beruntun di Copa América 2015 dan Copa América Centenario… semua berubah.
Kutukan itu akhirnya patah di Copa América 2021.
Disusul Finalissima 2022.
Dan puncaknya… FIFA World Cup 2022.
Dari hampir menyerah… menjadi juara dunia.
Apakah ini bukti bahwa Messi resmi menjadi GOAT sepanjang masa? ????
Tulis pendapatmu di kolom komentar!
#Messi
#LionelMessi
#Argentina
#Qatar2022
#CopaAmerica
#GOAT
#FootballStory
#SepakBola
#StorytellingBola
#Albiceleste
#WorldCup
#FinalPialaDunia
- Category
- Soccer
Sign in or sign up to post comments.
Be the first to comment




